Bagaimana cara promosi yang Anda lakukan selama ini? Memaparkan keunggulan produk atau jasa yang Anda tawarkan dengan menggebu-nggebu? Harusnya, Anda sudah meninggalkan cara tersebut karena kini masyarakat lebih tertarik dengan iklan yang dibuat dengan model Story Telling. Strategi seperti apa itu? Ulasan berikut akan mengajak Anda mengenal story telling lebih jauh.Story Telling adalah metode periklanan dengan cara mempengaruhi audience dengan cerita. Tahap awalnya adalah membuat audience tertarik dengan cerita dan kemudian merasa memiliki

Mengenal Story Telling dan Cara Menerapkannya dalam Periklanan

masalah yang sama. Setelah itu, emosi mereka akan memunculkan keinginan mengikuti solusi yang ditawarkan dengan sendirinya.

Contoh paling sederhana dari story telling adalah iklan produk kecantikan. Mulanya dibuat cerita tentang wanita yang menjelajahi aneka macam kosmetik dan merasa tak ada yang cocok. Akibat gonta-ganti kosmetik pula, wajahnya menjadi bermasalah dan kemudian mengurangi rasa kepercayaan dirinya. Barulah setelah itu, munculkan produk yang Anda tawarkan sebagai solusi mengatasi berbagai macam keluhannya.

Darimana Ide yang Akan Dijadikan Story Telling

Setelah mengenal story telling, kini saatnya Ada mencoba membuat cerita yang pas dengan apa yang akan Anda jual. Ada banyak cara menemukan ide untuk membuat story telling. Anda bisa mencari beberapa masalah yang bisa diselesaikan dengan produk atau jasa yang Anda miliki. Setelah itu, coba munculkan cerita dari permasalahan tersebut.

Jika tak memiliki cukup imajinasi dan kreatifitas, Anda juga bisa membuat story telling dengan modal testimoni. Selain lebih mudah, cara ini juga membuat masyarakat lebih mudah percaya, karena pada faktanya masyarakat lebih percaya perkataan orang yang sudah benar-benar mencoba dibandingkan perkataan Anda sebagai seller atau penjual.

Sudah mengenal story telling dan siap mencobanya untuk beriklan? Ingat, jangan mencoba mencakup banyak pasar ketika ingin menggunakan story telling sebagai cara beriklan. Anda tak mungkin menjangkau target yang luas dengan cara ini. Jadi, sebaiknya fokuskan terlebih dahulu target Anda sebelum mulai membuat story telling.